November 29, 2020
  • 11:57 am Nintendo Akan Mematikan Dukungan Unggahan Level Super Mario Maker Tahun Depan
  • 11:56 pm Sistem Transaksi Akulaku yang Lemah Menyebabkan Lebih Banyak Korban
  • 11:52 am Bethesda mengabulkan permintaan kecil untuk penggemar penyandang disabilitas
  • 11:51 pm Tanggapan Bank DBS Indonesia kepada Ibu Puspa Setyawati
  • 11:47 am MapleStory mengadakan kolaborasi dengan BTS!
Keluhan atas Pelayanan Shopee terkait Akun yang Dibajak

Lazada Tidak Mendukung Pengusaha UMKM sesuai misi dan visi pemerintah.

Kami adalah pengrajin dari sukabumi, mata pencaharian kami adalah membuat alat-alat untuk membuat perkakas rumah tangga seperti parang, pisau dapur, cangkul, garpu, pahat dll yang berbahan dasar logam. mereka tidak menghapus produk kami atau menangguhkan akun kami sehingga kami dapat merasakan era digital dengan menjual alat-alat dunia bawah ini.

Pelanggan kami cukup jauh karena apa yang kami buat untuk kebutuhan masyarakat di desa-desa seperti Papua, Sulawesi dan itu sangat membantu kami untuk bisa berjualan. Kami hanyalah anak anak bangsa pengrajin dengan keahlian turun-temurun karena tidak semua daerah bisa membuat barang yang kami buat. Kami merasa berjualan secara online dapat memperluas penjualan kami ke seluruh wilayah. Kami tidak mengerti apa itu CEO, kami tidak mengerti apa itu AGC, jika pemerintah selalu mencanangkan era digital e-commerce, dll. Tapi kenapa Lazada melarang kami berjualan. Haruskah kita kembali ke masa lalu berjualan barang bersama kita di sekitar desa seperti nenek moyang dan orang tua kita dulu?

Di sisi lain, kami melihat banyak jenis parang (atau sebutan Anda sebut) golok impor dari China bisa dijual, tapi kenapa tidak bisa? Karena senjata tajam, jika tidak tajam kemungkinan kita disebut penipu karena kita menjual parang yang memotong daging, memotong dahan, menebang pohon. Apakah menurut Anda golok adalah senjata perang untuk menikam orang? Golok untuk memotong orang atau memotong rumput semua tergantung orang yang menggunakannya dengan bijaksana. Apapun yang kita lakukan jika kita gunakan dengan bijak dan tidak melanggar ATURAN AKAN SEMUA ORANG BERBAHAYA.

Kami menjual parang cincang, stek pohon, pisau untuk menyembelih hewan, bukan manusia. Kalau aturannya tidak begitu bijak saat orang jualan panah yang bisa membunuh orang dengan alasan alat olahraga bisa dijual? Bagaimana dengan orang yang akan menebang pohon berkebun di luar Jawa? Bagaimana jika hewan disembelih dengan parang, apakah mungkin dengan memanah?

Beri kami sebagai pengrajin kecil yang mungkin bisa membantu perekonomian kami di era Covid ini, karena kami tidak bisa berjualan kemana-mana dengan berkeliling. Jangan pikirkan dulu yang negatif ketika masih ada unsur positifnya. Barang yang kami jual semuanya adalah peralatan rumah tangga, bukan pembunuh manusia. Golok dan golok adalah kerajinan asli. Keris merupakan alat pusaka, bukan alat pembunuh seperti senjata angin dan senjata api. Tergantung manusia yang kami jelaskan di atas.

Baca:  Tagihan Indihome tidak sesuai paket, tagihan bertambah tanpa notifikasi dan add-on "stealth"

Tolong beri kami kesempatan sebagai anak bangsa, apakah parang ini akan punah? Apakah keris ini akan punah? Akankah Kujang ini punah sebagai pusaka nusantara? Akankah warisan nenek moyang kita hilang karena aturan? Di tempat kami tinggal satu per satu para penyintas. Dengan marketplace mereka itu membantu karena kita bisa berjualan tanpa batas, jadi kenapa Lazada melarang kita dan memberi kita poin nonaktif atau suspensi akun ketika kita menjual parang berkebun, jelas ada kategori peralatan rumah tangga multifungsi.

Sebelum kami mulai menjual, kami memiliki izin yang jelas dari berbagai instansi terkait. Golok merupakan alat berkebun dan bahkan memiliki berbagai fungsi dan kegunaan lain sejak zaman kuno. Sisi Lazada, silahkan lihat kembali kebijakan pisau dapur, parang, pahat, keris, kujang, garpu, cangkul, semua perkakas jangan sampai tertukar dengan senjata tajam yang fungsi dan kegunaannya tidak jelas apalagi pedahnya. Namun Lazada menganggap alat yang kami jual adalah senjata tajam yang berbahaya tanpa melihat detailnya. Pasalnya banyak sekali barang impor dari China yang dijual di Lazada tanpa ada poin dan kebijakan suspend. Tolong beri kesempatan kepada anak-anak negeri ini, jangan memandang kami sebagai pengrajin cilik, kami adalah penerus warisan kerajinan tangan yang akan punah.

Kami adalah UKM yang diberi izin bahkan dibina dengan dukungan pemerintah, bukan ilegal. Kami dianggap oleh pemerintah membuat kerajinan khas Sunda, tetapi Anda membunuh kami secara ekonomi. Kami diberi modal oleh pemerintah, kami diberi apapun yang kami butuhkan, kami diberi arahan agar kami bisa mengembangkan dan memberi masukan untuk berjualan online, tapi Lazada yang menangani pemasaran kami secara online.

Di era orde baru, kami bahkan pernah dikunjungi Pak Suharto pada tahun 2000 bersama 7 menteri, mereka bangga kami menjadi pengrajin logam terbesar di Jawa Barat. Tapi kalian menangani kami dengan tidak bijaksana, kami adalah pengrajin, bukan penjahat yang membuat alat pembunuhan tetapi peralatan rumah tangga.

Dodi Robiansyah
Kp Cikukulu, Desa Cisande, Kec Cicantayan
Sukabumi

Artikel ini dibuat oleh pengguna dan merupakan tanggung jawab penulis.

Artikel UKM Pembuat Golok Tidak Mungkin Jual di Lazada ditulis oleh Dodi dan pertama kali dimuat di Consumer Media.

Damaris

RELATED ARTICLES