October 21, 2020
  • 9:08 pm Taktik Promo Bundling Indosat Ooredoo
  • 9:05 pm Kode Virtual Account Salah Saat Membayar Tagihan Smart Credit
  • 9:02 pm Apakah CIMB Niaga Debt Collector Sesuai?
  • 8:59 pm Penarikan Tunai GoPay lewat ATM BCA Gagal, Tapi Saldo Terpotong
  • 8:57 am Stardew Valley Segera Hadir Fitur Splitscreen Melalui Pembaruan Berikutnya
Surat Terbuka untuk Acer Indonesia

Halo Acer Indonesia dan pembaca media konsumen,

Disini saya ingin berbagi keluhan dan cerita saya tentang customer service Acer Indonesia yang sangat mengecewakan. Saya sendiri memiliki unit laptop Acer Aspire VX5-591G / VX15 yang pada akhir tahun lalu saya ingin mengganti layar laptop yang rusak setelah membuka website Acer untuk service center terdekat yang berada di Lippo Karawaci dan berbentuk rekanan Pusat servis.

Setelah kesana dan dicek petugas disana, akhirnya mereka pesan sparepart ke acer pusat dan dikenakan fee kurang lebih 1,5 juta. Bagi saya yang cukup paham di bidang IT bagi saya harganya masuk akal dengan spesifikasi layar yang saya miliki (IPS).

Seminggu setelah perbaikan unit saya bisa diambil dan dibayar untuk biayanya, waktu itu saya cek layarnya, kondisinya bilang baru dan sesuai spek dan saya cek kondisinya lumayan bagus, sebenarnya saya agak curiga tentang kualitas layar karena sedikit berbeda dari yang pertama, tapi saya pikir itu adalah suku cadang aslinya. biasanya tidak sebaik bawaan. Namun setelah dilakukan pengecekan kondisi casing terdapat celah pada bagian bawahnya.

Kemudian petugas mendalilkan bahwa setelah unit datang ada retakan di bagian bawah, namun menurut saya jika ada retakan pasti sudah dicantumkan karena setiap unit yang datang akan di cek oleh petugas. Setelah lama bertengkar, akhirnya petugas ingin mengganti bagian yang rusak, tapi saya sudah mengira ini pasti karena jatuh dan akan berdampak pada hal lain.

Setelah barangnya diganti tidak lama kemudian, pas mau pakai laptop tiba-tiba mati total, bahkan tidak mau di-charge. Kemudian saya kembali mengajukan komplain via wa yang kemudian diminta untuk dibawa kembali. Setelah dicek petugas bilang mainboard harus di ganti atau paling tidak bisa diperbaiki tapi saya ditagih dengan alasan garansi service hanya mencakup bagian yang di perbaiki. Padahal sebagai layanan resmi dengan segala yang dimilikinya, mereka dapat menyabotase tanpa sadar dibongkar dengan memasang kembali stiker segel agar keuntungannya bisa kembali.

Setelah berdebat dari service center Lippo Karawaci masih belum mau bertanggung jawab akhirnya saya bawa masalah ini dan komplain via Twitter dari acer via dm tapi ternyata sangat kurang memuaskan, lama sekali dijawab. dan sepertinya setiap ada dm baru pasti ada orang yang berbeda jadi harus diceritakan lagi.

Setelah lama bernegosiasi dan harus bolak-balik berurusan dengan orang sampai ada perwakilan dari Acer yang dipanggil, akhirnya ada kesepakatan untuk mengganti mainboard dengan saya yang masih membayar HANYA 1,5 juta. Setelah itu saya bawa ke ACSC Mangga Dua dimana service center berada disana, setelah mengirimkan SSS dari sebuah percakapan di Twitter, akhirnya unit saya dapat dilayani.

Baca:  CS Tidak Membantu, Akun Kredivo Tidak Dapat Meningkatkan ke Premium

Tapi setelah unit jadi saya cek lebih teliti ternyata yang di ganti tidak sesuai. Yang awalnya berjenis GTX 1050Ti menjadi GTX 1050 yang tentunya lebih murah. Dan setelah dilakukan pengecekan melalui sistem, ternyata jika dibandingkan dengan yang ada di box nomor urut yang ada di casing ada dua yang berbeda. Dan saya ingat bahwa casing telah diganti ketika saya masih menggunakan ASP Karawaci dan setelah saya mengubahnya ke bagian yang benar.

Saya tanya stikernya, gimana cara dapet yang sama antara dus dan laptop, akhirnya saya disuruh menghubungi lagi acer setelah menghubungi lewat twitter lagi, malah saya disuruh kembali ke ACSC padahal kondisi Covid 19 sudah menyebar dan meningkat lebih dan lebih.

Saya juga mengeluhkan layarnya, yang setelah saya cek lebih dalam saya mendapatkan layar TN yang bukan IPS, yang walaupun bisa masuk tapi harganya hanya ½ dari IPS. Dan saya sudah diberitahu bahwa spesifikasi layarnya sama dengan aslinya tetapi sepertinya tidak ada tanggung jawab dari Acer sampai sekarang sudah lewat 6 bulan sejak masalah ini dimulai tetapi belum terselesaikan. Saya yang tinggal di kawasan BSD selalu diajak ke ACSC Mangga Dua yang membuat saya lumayan jauh dan memakan waktu serta saya sudah berkali-kali kesana. Sampai saat ini saya masih diminta untuk pergi ke ACSC Mangga Dua.

Selain itu kita tahu sendiri bahwa Covid 19 di Jakarta sangat berbahaya setiap hari angkanya selalu naik ribuan dan dari Acer sepertinya mereka membiarkan hal ini terjadi dan tidak peduli dengan saya sebagai konsumen yang sangat dirugikan. Juga sekarang karena ketidakprofesionalan asp karawaci dan kesalahan penggunaan bagian sekrup engsel laptop saya, sekarang rusak dan sangat sulit untuk membuka dan menutup layar laptop.

Saya kira tidak berlebihan jika saya meminta perbaikan total laptop saya untuk kerusakan yang telah saya timbulkan dan pemenuhan pernyataan yang menyatakan bahwa asp Karawaci akan dihukum tetapi terlihat dari review Google 4 bulan yang lalu bahwa seseorang memberi 1 bintang dengan kerusakan yang disebabkan oleh service center.

Untuk acer indonesia semoga kita bisa melihat ini dan saya tegaskan lagi apa yang terlalu berlebihan bagi saya untuk meminta unit baru atau paling tidak mendapatkan perbaikan TOTAL untuk laptop saya.

Terima kasih.

Vincent
Tangerang Selatan

Artikel ini dibuat oleh pengguna dan merupakan tanggung jawab penulis.

Artikel surat terbuka untuk Acer Indonesia ditulis oleh Vincent dan dipublikasikan pertama kali di Consumer Media.

Damaris

RELATED ARTICLES